Kamis, 11 September 2014

Pertandingan pembuka Serie A Juventus

SPORT:Keberadaan Juventus Stadium sukses menjadi sebuah terobosan baru di kancah sepakbola Italia. Ya, stadion tersebut menjadi lambang baru bagi kebesaran Juventus, menggantikan posisi Stadio Delle Alpi, yang sebelumnya menjadi markas mereka selama bertahun-tahun.
Bersama dengan Mapei Stadium milik Sassuolo, stadion moderen berkapasitas 41,000 bangku penonton itu merupakan salah satu di antara dua stadion yang dimiliki secara privat oleh klub. Stadion yang dibangun dengan jangka waktu tiga tahun itu resmi dibuka pada September 2011.

Tanggal 8 di bulan dan tahun tersebut menjadi momen bersejarah bagi Juventus Stadium sebagaimanaBianconeri menandai upacara persemian stadion dengan menggelar persahabatan untuk pertama kalinya melawan klub asal Inggris, Notts County, sebelum dua hari kemudian melakoni pertandingan kompetitif pertama mereka di tempat yang sama.

Parma menjadi tamu kehormatan Juventus di partai yang sekaligus menjadi pembuka gelaran Serie A Italia musim 2011/12. Laga itu sendiri berakhir dengan kemenangan 4-1 untuk tuan rumah dan Stephan Lichtsteiner mencatatkan namanya dalam buku sejarah tim setelah mencetak gol perdana di stadion tersebut.

Dalam kurun waktu tiga tahun sejak pertama kali dibuka untuk umum, Juventus Stadium secara tidak langsung turut menjadi saksi bisu atas hegemoni yang ditancapkan La Vecchia Signora di pentas sepakbola Serie A.

Di bawah arahan allenatore Antonio Conte, Juventus tampil dominan selama berlaga di 'rumah' baru mereka yang kemudian klub secara impresif merengkuh tiga trofi scudetto secara beruntun dalam periode tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar